MENGUTAMAKAN SAYYIDIL WUJUD MUHAMMAD S.A.W

Di bulan kelahiran nabi ini marilah kita membahas sejarah beliau Saw memahami sifat–sifat beliau, apa tugas kita dihadapan beliau Saw?? Apa yang harus kita lakukan terhadap perintah dan larangan beliau?? jawabannya kita harus meletakkan posisi rosul diatas jiwa kita artinya perintah beliau yang utama, bila kita mencintai diri sendiri maka kita wajib lebih mencintai rosul, hukum rosul diatas semua seruan manusia dahulukan keinginan rosul SAW daripada keinginan kita, seruan beliau itulah yang terdepan, kalau rosul itu memerintahkan baik kita berat melaksanakan ataupun ringan melaksanakan maka wajib bagi kita melaksanakannya.

Panggilan rosul melebihi semua panggilan manusia, baik itu ibunya sendiri. Seorang mukmin didepan rusul tidak punya pilihan kecuali hanya rosul, belumlah dikatakan beriman bila kecintaan kita lebih besar dari kecintaan kita terhadap rosul, baik itu kecintaan kepada orangtua, istri, harta, anak dll. Siapa yang melanggar rosul dan Allah sungguh dalam kesesatan yang nyata, semua boleh jauh dari kita tapi yang tidak boleh ketika kita jauh dengan sayyidil wujud Muhammad Saw, karena beliau adalah yang termahal, mereka yang tidak mengenal rosul pasti melanggar ketentuan rosul. Ali ra mengatakan “aku merupakan budak dari muhammad Saw”, yang namanya budak adalah melakukan apapun yang diperintahkan majikannya, dalam hal ini Ali ra semua yang diperintahkan pasti dilaksanakan meskipun membahayakan jiwanya, semua hanya untuk rosul karena itu merupakan kebanggaan tersendiri ali untuk ra.

Kalau ingin mengukur kecintaan kita kepada rosul coba lihat hati kita bagaimana kita melaksakan perintah beliau dan menjauhi apa yang telah dilarang. Setiap rosul menentukan sesuatu jangan sampai kita memilih, apalagi mengubah, jangan sampai memanggil nama rosul seperti kita memanggil orang–orang biasa karena tidak sopan tidak mengagungkan rosulullah SAW, bahkan putrinya fatimah Sa memanggil abahnya dengan sebutan “ya rosulullah” ketika turun suatu ayat yang intinya menyuruh Orang-orang memanggil nabi Muhammad dengan sebutan rosul Saw dan rosul hanya tersenyum pertama rosul diam saja sambil tersenyum kedua kali rosul tersenyum lagi sampai tiga kali Fatimah memanggil “Ya Rosulullah” tetapi kemudian rosul Saw menjelaskan karena panggilan rosul hanya untuk orang-orang yang berhati keras dan rosul lebih suka dipanggil anaknya dengan sebutan “Abah”.

Tak ada paksaan memeluk agama islam karena telah jelas dan nyata kebenarannya, tetapi kalau sudah beriman maka jangan melecehkan ketentuan Allah dan rosul-Nya karena itu tidak waras kita harus punya konsekuensi yaitu “Sami’na wa ‘Ato’na” melaksanakan saja dan pasrah mutlak kenapa?? Karena rosul tidak berbicara kecuali itu adalah wahyu dari Allah dan itu untuk kebaikan kita sementara kita tidak tahu apa yang baik untuk kita dan akan membawa kejayaan kita sukses kita didunia dan diakhirat.

Kenapa kita sok pinter, memiliki pendapat lain didepan rosul?? Padalah semua itu membawa kebaikan, yang rugi bukan rosul tetapi kita, karena beliaulah yang tau tentang diri kita, sementara para nabi adalah dokter ruh kita bahkan jasmani kita juga, jangan juga menerima ketentuannya dengan terpaksa tapi dengan senang hati, jangan kita mendahului Allah dan rosul dalam hukum. Karena mengakibatkan Allah membatalkan semua amalan kalian “Nauzdubillah” penyakit yang paling bahaya adalah ketika kita tidak sadar kalau diri kita sedang sakit tapi menganggap kita baik-baik saja yaitu kita melakukan kejelekan tapi mengganggap apa yang kita lakukan tidak salah. Kaum mufassirin mengatakan apabila dibacakan sabda rosul jangan sampai ada yang mengangkat suara lebih keras dari yang membaca sabda tersebut, ini agama Allah, siapa kita ingin mengubah hukum yang telah ada?? pintu kota rosul ali Sa. saja mengakatan sendiri bahwa beliau adalah budaknya rosul, padahal tidak ada yang mampu beribadah melebihi ali ra

Karena orang-orang yang menolak ketentuan rosul hanya ingin mengganggu beliau, baik itu tentang syari’at maupun tidak, orang itu dikutuk Allah disiksa dunia akhirat, bagaimana orang yang melanggar ketentuan rosul?? riwayat dalam perang ukhud diabadikan dalam Alqur’an ketika kaum mukmin perang sebelumnya telah diperintakan oleh rosul supaya 50 orang diatas gunung berjaga-jaga apapun yang terjadi baik itu menang ataupun kalah, menanglah kaum mukmin waktu itu shohabat yang lain mengambil rampasan perang kemudian yang diatas gunung tadi menganggap telah menang, mereka ingin turun tapi yang sebagian lagi menasihati supaya melaksakan perintah rosul untuk tetap tinggal diatas, maka 46 orang itu turun 4 diatas dan ternyata musuh menyelinap dibalik gunung, dibantailah 4 orang yang diatas tadi, rosul dan yang lain dipanahi dari atas gunung 70 orang shahabatnya wafat, rosulpun terluka hampir kalah tapi kemudian dimenangkan oleh Allah, turunlah ayat yang menjelaskan karena ini akibat tingkah laku mereka yang melanggar perintah Allah padahal rosul telah memerintahkan.

Kalau kita ingin memperoleh kehidupan yang baik yaitu dengan melalui Muhammad Saw kalau kita menjauh dan menawar apa yang telah ditentukan beliau Saw kita pasti terpuruk, kalau kita mendengar dan melaksanak apa saja perintah rosul kita akan ditolong Allah dirubahlah keadaan hidup kita. Tidak ada pilihan lain .

Mengganggu kesenangan rosul saja tidak boleh apalagi mengganggu beliau Saw Diriwayatkan ada suami istri yang mempunya 2 orang anak yang masih kecil hanya mempunyai 1 ekor kambing dan sedikit gandum yang akan dibuat beberapa keping roti yang ingin mengundang rosul berbuka puasa dirumah mereka, disembelihlah itu kambing, namanya juga anak kecil melihat kejadian itu ditiru lalu sang kakak menyembelih adiknya diatap rumah seperti dak, teriaklah adiknya pedang sudah terlanjur mengenai leher adiknya arah mengalir segar, kemudian ibunya mendengar tadi datang dan membentak sang kakak, kakaknya tadi lari ketakutan, terjatuh dari dak tadi dan mati seketika, demi agar tidak mengganggu kesenangan rosul tidak dihiraukan sang istri apa yang terjadi tadi, dilanjutkan memasaknya karena baginya yang terpenting dan yang terhamal adalah rosul Saw apalagi beliau akan kerumahnya.

Rosul tiba bersama para shohabatnya, istrinya menunjukkan seolah-olah bersikap tidak terjadi apa-apa karena tidak ingin menggangu kesenangan rosul Saw, Jibril As turun dan membisiki rosul Saw untuk meminta rosul makan bersama anak-anak mereka dicari sang bapak tadi anaknya dan memberi alasan kalau anaknya mungkin sedang main, rosul tetap tidak mau makan ingin makan bersama anak-anaknya, lalu sang suami bertanya kepada sang istri kemudian diberitahu kalau anaknya sudah wafat ditunjukan mayat kedua anaknya, tapi sang istri meminta agar tidak menunjukan kesedihannya karena sedang kedatangan tamu paling agung, tetep seperti tadi sang ayah mencari-cari alasan agar rosul makan duluan, nabi mengatakan “tadi jibril As datang dah menyuruh aku makan bersama juga dengan anakmu” lalu sang ayah menjelaskan apa yang terjadi, rosul meminta mayat kedua anaknya didatangkan kepadanya lalu rosul berdo’a kepada Allah untuk menghidupkan anaknya orang yang telah cinta kepada rosul-Nya ada juga yang meriwayatkan sholat dua rekaat dulu dengan izin Allah bangunlah kedua anak tersebut mereka semua makan bersama-sama seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa, ini merupakan salah satu mukjizat nabi Muhammad tidak hanya nabi Isa As saja.

Kalau kita bukan umat rosul kita sudah lama hancur dibinasakan Allah karena perbuatan kita tetapi karena rahmatnya, keagungan, dan keistimewaan beliau Saw maka tidak dihancurkan sekarang.

Diriwayatkan bumi ini diciptakan dari nur Muhammad, bumi ini milik beliau SAW tetapi saat itu ada suatu kaum nabi yang melempari beliau dengan batu sampai beliau Saw tidak bisa berjalan datang malaikat penjaga gunung mengucapkan salam dan menawarkan bantuan ingin menghancurkan orang-orang tersebut karena sudah mendapat izin dari Allah, tapi karena keagungan beliau dilarang karena rosul SAW masih berharap dari anak -anak mereka mungkin akan mengucapkan dua kalimat syahadat dan masuk islam.

Kita harus berani terhadap siapa yang berpaling dari rosul baik itu orangtua kita, istri kita, anak-anak kita, hanya ada 1 kalimat yang ada dikamus kita yaitu yang paling Utama rosul saw. Kalau ingin jaya dalam kehidupan kembalilah pada rosul Saw, kalau bicara diakhirat siapa yang bisa menolong kita?? kelak tidak lain hanyalah Rosul Saw, nabi-nabi sebelumnya tidak mampu memberi syafaat karena itu adalah tugas beliau Saw, lalu sujudlah rosul dan Allah menerima sujudnya disuruh mengangkat kepalanya dan dan dirusuh oleh Allah untuk meminta apa saja akan dikabulkan dan nabi Saw meminta supaya memberi syafa’at kepada orang-orang yang telah melaksanakan perintahnya dan menjauhi apa yang dilarangnya dan dikabulkan Allah permintaan nabi tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: